Daerah  

Wajib Dibaca, Benarkah RPJMDes Menjadi Tolak Ukur Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Desa?

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa ditentukan oleh kebijakan arah Pembangunan Desa. Oleh sebab itu untuk menentukan arah kebijakan tersebut perlu adanya perencanaan yang tepat dan akurat.

Agar perencanaan tepat dan akurat tentu perlu di dukung oleh Sumber Daya Manusi (SDM) yang mempuni di bidangnya.

Untuk katagori di Desa, Kepala Desa dalam merealisasikan visi dan misi perlu membuat perencanaan arah kebijakan Pembangunan Desa melalui dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Dokumen tersebut merupakan rencana Pembangunan Desa untuk jangka waktu selam 6 tahun.

Dokumen RPJMDes berisikan visi misi dan program-program Kepala Desa untuk jangka waktu 6 tahun ke depan, selanjutnya program dan visi misi Kepala Desa direncanakan dalam RPJMDes melalui 4 bidang kegiatan.

Pertama Kegiatan Bidang Penyelenggara Pemerintah Desa, kegiatan ini memuat tentang, penghasilan tetap kades dan Perangkat Desa, Tunjangan BPD, honor staf Kantor Desa, sarana dan Prasaran Kades, Perangkat Desa, BPD serta biaya operasional Pemdes dan BPD.

Kedua, Kegiatan Bidang Pembangunan Desa, kegiatan ini memuat tentang perencanaan kegiatan sub bidang Pertanian, sub bidang Perikanan dan kegiatan fisik lainnya yang pekerjaannya di kerjakan secara swakelola oleh masyarakat setempat melalui Padat Karya Tunai (PKT) kecuali kontruksi. Sasaran dari kegiatan ini biasanya menyasar kepada para petani, nelayan, pedagang, dan disesuaikan dengan kondisi keadaan desa masing-masing.

Ketiga, Kegiatan Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa, kegiatan ini memuat tentang Agama, Budaya, Sosial, Hukum dan Kamtibmas.

Ke empat, Kegiatan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, kegiatan ini memuat tentang Kesehatan, Pendidikan, dan peningkatan Sumber Daya Manusi (SDM) melalui pelatihan keterampilan seperti Pelatihan Pertanian, Pelatihan tata boga, Pelatihan Bangunan, Pelatihan Komputer, Pelatihan Otomotif, Pelatihan Menjahit dan Pelatihan-Pelatihan lainnya disesuaikan dengan keahlian masing-masing.

Kegiatan ini juga biasanya di realisasikan untuk meningkatkan pengetahuan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan lembaga Desa lainnya.(eji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!