Redaksi

Nama Perusahaan : PT. Group Media Majalahpostkom Indonesia

Nomor Akte Notaris : 57
Nomor SK Menkumham : AHU-0030798.AH.01.01.TAHUN 2022
Nomor NIB : 1005220030041
Nomor NPWP Perusahaan : 65.222.766.1-11.000

E-mail Perusahaan : groupmediapt@gmail.com

E-mail Direktur Perusahaan : junali22@gmail.com

E-mail komisaris : epaisnayeti22@gmail.comE

mail: redaksi@majalahpost.com

Pemilik Perusahaan : Epa Isnayeti
Komisaris Perusahaan : Epa Isnayeti
General Manager : Sony Andri Putra
Pimred : Sony Andri Putra
Penasehat Hukum : Aswal Zazuli, SH, Yolius Sesar, SH
Editor : Miko Rahmat Jumet, SPd, Herpin Fascher,S.Kom                                                   

Tim ITE : Agus Nugroho 

Ka. Biro Lampung/Wartawan : –
Ka. Biro Bengkulu/Wartawan : Opoatul Hasanah
Ka. Biro Seluma/Wartawan : –
Ka. Biro Bengkulu Selatan : Didit Putra, Zalil Amri (Wartawan)

Ka. Biro Bengkulu Utara : M. Reza Ananda Saputra, Randi Saputra (Wartawan)

Ka. Biro Kaur / Wartawan : Biman Iswadi,SH

Ka. Biro Lebong : –

Ka. Biro Banten/Wartawan : –
Ka. Biro Jakarta/Wartawan : –
Ka. Biro Bangka/Wartawan : –

Office: Jl. Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Bengkulu Selatan

Telepon/HP : +62 813-4878-2536 | Email: redaksi@majalahpost.com

======================================================================

Wartawan majalahpost.com dalam menjalankan tugas jurnalistik dibekali kartu identitas. Wartawan majalahpost.com wajib mentaati kode etik dan tunduk pada Undang-Undang Pers. (Isi berita dan tindakan wartawan diluar tanggungjawab redaksi).

Hati-hati atas segala bentuk tindak penipuan mengatasnamakan media siber ‘majalahpost.com’.

Berikut kode etik Jurnalistik yang lansir dari laman resmi Dewan Pers Indonesia:

Pasal 1, Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Pasal 2, Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Pasal 3, Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Pasal 4, Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

Pasal 5, Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

Pasal 6, Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.

Pasal 7, Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan.

Pasal 8, Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani.

Pasal 9, Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.

Pasal 10, Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.

Pasal 11, Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

error: Anda tidak punya izin copy..!!