Pengendara di Bengkulu Selatan Menjerit, Harga Pertalite Eceran Dijual Mahal Rp 25 Ribu Perliter

BENGKULU SELATAN | Majalahpost.com – Warga Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu saat ini mengalami kelangkaan BBM. Hampir sejak kemarin BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) susah didapat.

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di tingkat eceran di Bengkulu Selatan, mencapai Rp 18.000,- sampai dengan Rp 25.000,- perliter dari sebelumnya Rp 12.000,- perliter.

Warga Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu mengeluhkan dengan hal tersebut.

Jhon Pranata (38), salah satu pengamat mengungkapkan, semula harga Pertalite di tingkat pengecer dibanderol Rp 12.000,- perliter. Namun, harganya terus bergerak naik menyentuh Rp 18.000,- sampai Rp. 25.000,- perliter pada hari ini, Rabu (05/06/24) sore.

FOTO : SPBU yang selama ini melayani warga berhenti beroperasi.

Akses BBM yang sulit didapat membuat harga BBM eceran jadi melambung tinggi.

“Iya, hampir sejak kemarin BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) susah didapat,” kata Pranata.

Belum lagi, lanjutnya, beberapa SPBU yang selama ini melayani warga berhenti beroperasi.

“Kelangkaan pasokan sempat terjadi karena ada kerusakan tengki yang pecah di Bengkulu,” kata pegawai SPBU Tanjung Raman saat ditemui awak media.

Salah satu warga mendesak Pemkab Bengkulu Selatan segera turun lapangan menertibkan pengecer-pengecer yang secara terang-terang menjual BBM dengan harga jauh di atas HET dan HEN yang telah ditetapkan kepala daerah.

“Bapak-bapak pejabat sudah lihat mereka (pengecer pinggir jalan) sudah tipu-tipu mencari keuntungan saja, kenapa cuma lihat saja (tidak ditindak). Jadi kami minta harus lakukan pengawasan. Bila perlu yang begitu-begitu (pengecer nakal) dikasih sanksi,” ucap warga dengan keluhannya kepada media ini. (Son)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!