Pelajar SMAN 10 Bengkulu Selatan Berkelahi, 2 Pelajar Kena Sabetan Sajam, Kok Bisa Sajam Masuk Sekolah?

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Perkelahian antar pelajar terjadi di Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 10 Bengkulu Selatan, menurut informasi kejadian tersebut terjadi di halaman Sekolah sekitar jam 07:30 WIB.

Sajam ditemukan di SMAN 10 Bengkulu Selatan (majalahpost.com/Epan Junali)

Dari informasi yang diperoleh wartawan majalahpost.com di lapangan, perkelahian bermula dari perdebatan dua siswa berinisial S dengan Siswa berinisial J, kemudian sala satu murid berinisial R yang sedang membersihkan halaman sekolah mendekati dua pelajar berinisial S dan J yang sedang berkelahi, dengan tujuan untuk melerai perkelahian.

Kemudian siswa yang mencoba untuk melerai perkelahian itu malah diserang dan dipukuli dengan menggunakan kayu. Karena merasa diserang, akhirnya siswa berinisial R yang hendak melerai perkelahian itu mengambil sebilah golok kemudian di bacokan ke sala satu pelajar.

“Saya tadi mau memisahkan mereka yang sedang berkelahi, tapi saya di serang dan dipukuli menggunakan kayu, saya tidak sadar ambil golok dan saya bacokan,” kata siswa berinisial R

“Saya tidak sadar lagi pak,” Ujar R

Atas kejadian itu, pihak sekolah dinilai lalai dalam pengawasan murid, yang lebih mengherankan lagi murid di biarkan membawa sajam ke sekolah, seharusnya pihak sekolah memeriksa murid satu persatu pada saat memasuki sekolah.

Sebagai informasi, kejadian ini bukan lah yang pertama kali tetapi ini sudah yang ke dua kali di temukan sajam di sekolah tersebut.

Tidak berselang lama Kapolsek Manna IPTU Yevi Mulyadi, S.Sos bersama anggota datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku pembacokan, saat ini terduga pelaku pembacokan di amankan di Polsek Manna Polres Bengkulu Selatan.

“Ya, terduga Pelaku sudah kami amankan di Polsek Manna, untuk dilakukan pemerikasaan, karena terduga pembacokan ini masih pelajar aktif dan di bawah umur,” kata Kapolsek menyampaikan lewat pesan WhatsApp.

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Kepala Sekolah SMAN 10 Bengkulu Selatan Seri Marheni, S.Pd malah mendapat penolakan, hal itu menjadi aneh dan janggal, ada apa di SMAN 10 Bengkulu Selatan.

Kemudian awak media melalui pesan WhtsApp mencoba mengkonfirmasi pengawas SMAN 10 Bengkulu Selatan Dias Dado, dirinya menyampaikan akan segera menyelidiki dan memanggil Kepseknya.

“Terimakasih Infonya, nanti saya minta info keterangan dari Kepseknya,” ujarnya melalui pesan WhtsApp.(eji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!