Pantau Kegiatan PTMT, Rohidin Minta Guru Bangun Rasa Optimisme

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat meninjau kegitan PTMT di kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu (majalahpost.com/MC)

Bengkulu | majalahpost.com – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) beberapa sekolah mulai dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) di kabupaten Rejang Lebong ditinjau langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Senin (11/10/2021).

Menurut Rohidin, Proses pembelajaran tatap muka mulai berlangsung secara bertahap. Dirinya meminta dalam pelaksanaan PTMT ini harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memaki masker, cuci tangan dan seterusnya.

“Penerapannya baru 50 persen (satu hari sekolah, satu hari belajar dirumah) siswa secara bergantian ke sekolah,” ujar Rohidin

Di samping itu, Rohidin pun mengimbau agar para Dewan Guru tetap membangun rasa optimis dan semangat kepada siswa/wi agar terus berprestasi di masa pandemi. Kemudian, Guru juga perlu memiliki wawasan pemahaman akan pentingnya vaksinasi untuk menekan laju COVID-19.

“Semangat dan rasa optimis perlu terus dibangun kepada siswa/i agar tetap melahirkan prestasi baik di akademik maupun non akademik. Guru juga perlu memberikan edukasi akan pentingnya melakukan vaksinasi,” terang Rohidin.

Terakhir, Gubernur mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan walaupun tren kasus COVID-19 saat ini terus melandai setiap harinya. Tak lupa, masyarakat juga perlu melakukan vaksinasi dengan mendatangi pusat layanan kesehatan yang sudah disediakan pemerintah.

“Wabah covid memang semakin melandai, rumah sakit juga sudah mulai kosong begitupun kasus konfirmasi positif harian juga kadang Nol. Tapi ingat, jangan abai tetap patuhi protokol kesehatan. Dan yang paling penting, datangi tempat-tempat vaksinasi agar kita terlindungi dari wabah Covid,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi mengungkapkan dengan memantau langsung kelapangan tentu dapat mengetahui sejauh mana pembelajaran tatap muka berlangsung dan langkah apa selanjutnya yang akan diambil setelahnya.

“Tadi kita lihat, siswa/i dengan semangat mengikuti proses belajar mengajar. Bahkan ada juga tadi yang mengatakan sudah bosan belajar secara daring. Tentu kita terus lakukan evaluasi, agar pembelajaran tatap muka terus berlangsung namun tetap terapkan prokes,” ungkap Bupati.

Untuk diketahui Gubernur dan Bupati, meninjau 3 sekolah sesuai tingkatan mulai dari SDN 1 Rejang Lebong, SMPN 1 Rejang Lebong dan SMAN 1 Rejang Lebong.(eji/MC).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!