Oknum BPD di Sinyalir Lecehkan Profesi Wartawan, Sangsi Pemecatan Menunggu

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Komentar akun facebook yang menyebut wartawan itu pengemis berdasi hilang bak ditelan bumi.

Komentar tersebut di sinyalir telah di hapus lantaran di duga mengandung unsur pelecehan terhadap profesi wartawan.

Sebelumnya, jagat maya facebook di hebohkan dengan komentar miring terhadap profesi wartawan.

Berdasarkan penelusuran wartawan majalahpost.com, pemilik akun facebook Senopati Dolken berinisial R yang merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sala satu desa di Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan, selain anggota BPD aktif R juga bekerja di Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkulu Selatan.

Atas kejadian itu Pimpinan Redaksi media Detik24news.com  Nopredi angkat bicara, Sebagai anggota BPD tentu harus bisa menjaga sikap dan perilaku, sebab BPD itu merupakan lembaga perwakilan dari masyarakat yang harus di jaga marwahnya. Dengan kejadian ini R di sinyalir telah melanggar larangan sebagai seorang anggota BPD yang sudah di atur dalam Undang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2014 dan Permendagri Nomor 110 tahun 2016.

Berdasarkan aturan tersebut R di duga telah melanggar larangan sebagai anggota BPD, sala satu poin yang dilanggar R sebagai anggota BPD tertuang dalam Permendagri Nomor 110 tahun 2016 tentang larangan BPD tertuang pada Pasal 26 huruf a (Anggota BPD dilarang merugikan kepentingan umum, meresahkan sekelompok masyarakat Desa, dan mendiskriminasikan warga atau golongan masyarakat Desa).

Dari penjelasan peraturan tersebut di atas R selaku BPD dapat di berhentikan karena telah melanggar larang sebagai anggota BPD, hal itu di atur dalam Permendagri nomor 110 tahun 2016 Pasal 19 Ayat 2 huruf e (Anggota BPD diberhentikan apabila : melanggar larangan sebagai anggota BPD)(Junali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!