Nasabah Bank BRI di Bengkulu Selatan Hampir Menjadi Korban Penipuan, Ini Kronologisnya

Jakarta | majalahpost.com – Beredar surat yang di sinyalir palsu mengatasnamakan Bank BRI Pusat yang di kirim oleh seseorang ke WhatsApp pribadi nasabah Bank BRI.

Dalam Suratnya nasabah di minta untuk setuju atau tidak setuju terkait dengan kenaikan tarif transfer di Bank BRI, dari yang dulunya 6.500 per transaksi di ubah menjadi 150.000 per transaksi.

Tidak berselang lama, setelah surat di kirim dan masuk ke WhatsApp nasabah, kira-kira sekitar 15 menit pihak yang di sinyalir akan melakukan penipuan itu menghubungi nasabah Bank BRI.

Dalam penjelasannya, nasabah Bank BRI di minta untuk mengisi formulir yang sudah di sediakan melalui website secara online.

Junali warga Desa Jeranglah Rendah Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan yang merupakan sala satu nasabah Bank BRI di Bengkulu Selatan sempat di hubungi oleh pihak yang di sinyalir akan melancarkan aksi penipuan itu sempat beradu argumen dan mempertanyakan kebenaran surat itu, ternyata benar saja, surat itu palsu yang di rekayasa oleh mereka untuk memperdayai korbannya, bahakan dalam percakapannya penipu ini sempat mengeluarkan kata-kata kotor, seperti dengan menyebut kemaluan laki-laki.

Dengan kejadian ini dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati terhadap segala sesuatu yang kebenarannya belum jelas.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati-hati, jangan sampai kita menjadi korban penipuan, kalau ada penawaran yang tidak di kenal dan belum jelas, jangan mudah percaya, pastikan dulu kebenarannya, bila perlu tanya atau konfirmasi langsung ke Bank BRI setempat” ujarnya.

Dirinya juga mengetahui surat itu merupakan cara orang untuk melakukan penipuan dengan bertanya langsung kepada sala satu karyawan Bank BRI Bengkulu Selatan, ternyata benar surat itu palsu, dan itu penipuan.

“Abaikan saja itu, itu penipuan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.(jun)

Surat yang di kirim oleh terduga pelaku untuk melakukan penipuan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!