Kebun Jagung Milik Kelompok Tani Desa Padang Pandan Rusak Berat, Kades Akan Berikan Bantuan Bibit dan Pupuk

Foto lahan jagung yang terendam air milik kelompok tani desa padang pandan

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan membuat lahan jagung milik Kelompok Tani Desa Padang Pandan Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan terendam air.

Kades Padang Pandan Yenuardi

Kebun jagung yang tinggal hitungan minggu ini panen mengalami rusak parah akibat terendam air, hal ini mengakibatkan kelompok tani tersebut mengalami kerugian jutaan rupiah.

Saat di konfirmasi wartawan majalahpost.com Ketua Kelompok Tani Desa Padang Pandan Rihmudin menyampaikan, kejadian ini bermula dari derasnya hujan yang mengguyur wilayah desa padang pandan pada hari rabu malam kamis yang lalu.

Menurutnya, lahan jagung seluas kurang lebih 2 hektar milik Kelompok Tani Desa Padang Pandan ini mengalami rusak berat.

Dirinya juga sudah melaporkan kejadian musibah ini kepada Pemerintah setempat, dengan harapan Pemerintah setempat bisa memberikan solusi atau bantuan atas musibah ini.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Padang Pandan Yenuardi membenarkan kejadian ini, dan telah menerima laporan dari Kelompok Tani tersebut.

Dikatakan Yen, panggilan akrab Kades Padang Pandan, setelah menerima laporan dirinya sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengecekan lokasi.

“Benar kemaren saya telah menerima laporan dari Kelompok Tani, bahwa kebun jagung mereka rusak akibat terendam air, dan ini sudah saya perintahkan langsung perangkat desa untuk cek lokasi,” ujar Yen.

Menurutnya, kejadian ini murni merupakan bencana alam, akan tetapi dirinya selaku Kepala Pemerintahan Desa Padang Pandan akan memberikan fasilitas semaksimal mungkin terhadap warga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga, dirinya akan segera mencarikan solusi atas musibah ini, sala satunya dengan memberikan bantuan bibit jagung sekaligus dengan pupuknya.

“Sebagai bentuk kepedulian kami selaku Pemerintah Desa terhadap warga, dalam waktu dekat, kami akan memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk,” ungkap Yen.

“Atas musibah ini kami tidak bisa berbuat banyak, mungkin hanya bisa memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk saja, semoga ini nanti para petani ini bisa menanam jagung kembali,” jelas Yen.

Yen berharap, para petani agar sabar dalam menghadapi musibah ini, sebab musibah ini di luar kemampuan manusia, ini benar-benar murni bencana alam.(eji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!