Daerah  

Di Duga Selingkuh, Warga Desa Padang Jawi Bunga Mas BS Gerebek Wanita Bersuami, Berujung Damai

Baju Putih VGA bersam LF memperlihatkan surat perdamaian dan surat kesepakatan cuci kampung di dampingi Kepala Desa Padang Jawi dan Ketua BPD Desa Padang Jawi (majalahpost.com)

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Warga di Desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan digegerkan dengan penggerebekan seorang wanita bersuami warga desa padang jawi dengan pria beristri warga Desa Tanjung Kemuning II Kecamatan Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur. Kamis (14/10/2021).

Identitas keduanya adalah wanita berinisial LF (34), sedangkan pasangan yang di duga selingkuhannya seorang pria berinisial VGA berumur 34 tahun.

Mendapati laporan tersebut. Kapolsek Manna IPTU Yevi Mulyadi, S.Sos bersama jajaran Polsek Manna mendatangi langsung tempat kejadian perkara (TKP).

Untuk menghindari amukan masa Kapolsek bersama jajarannya langsung mengamankan terduga pelaku.

Wanita bersuami berinisial LF dan VGA Pria beristri yang di duga pasangan selingkuhannya, saat ini di amankan di Polsek Manna Polres Bengkulu Selatan.

Ketua BPD Desa Padang Jawi Nirwan Jayadi yang pada saat penggerebekan berada di lokasi menyampaikan, penggerebekan terjadi sekitar pukul 20:00 WIB, menurut penuturan warga kepada dirinya, kejadian tersebut bermula dari kecurigaan warga desa setempat yang melihat terduga pelaku berada di dalam rumah ruko dengan keadaan tertutup, VGA berada di rumah ruko tersebut dari pukul 16:00 WIB samapai jam 20 :00 WIB.

Menurutnya, sebelum melakukan penggerebekan warga terlebih dahulu memberitahu dirinya, bahwa di ruko tempat jualan pupuk pertanian itu ada seorang laki-laki dengan perempuan yang sudah bersuami sedang berada di dalam ruko dengan kondisi pintu tertutup.

Berdasarkan pengakuan VGA, dirinya berada di dalam ruko tersebut sedang membantu LF dalam pembuatan laporan pupuk, menurutnya  LF dan VGA merupakan rekanan bisnis pupuk petrok kimia, LF pemilik toko pupuk sedangkan VGA asisten lapangan dari perusahan petrok kimia gersik.

Terkait dengan isu yang berkembang di masyarakat pada saat penggerebekan ruko dalam keadaan tertup, VGA membantahnya, menurutnya pada saat VGA di dalam ruko, pintunya dalam ke adaan terbuka tidak tertutup.

“Puntu Ruko terbuka, motor saya juga di luar di depan ruko, saya juga sebenarnya sudah mau pulang, jaket sudah di pake, sarung tangan sudah di pake, jadi saya sama sekali tidak melakukan apa yang di tuduhkan kepada saya,” ungkap VGA

Berdasarkan keterangan Kapolsek Manna Polres Bengkulu Selatan IPTU Yevi Mulyadi, S.Sos mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan keduanya menyatakan tidak melakukan perselingkuhan.

“Karena tidak ada bukti perselingkuhan LF diserahkan dengan keluarga sedangkan VGA masih di amankan di Polsek Manna, VGA masih di amankan di Polsek karena hasil kesepakatan antara LF, VGA dan Pemerintah Desa menyepakati untuk dilakukan hukum secara adat, alias cuci Kampung,” jelas IPTU Yevi Mulyadi. S.Sos

Menurutnya, kesepakatan hukum adat atau cuci kampung berdasarkan hasil musyawarah dari kedua belah pihak.

“Dikhawatirkan VGA tidak mendatangi ritual cuci Kampung VGA masih di amankan sampai selesai hukum adat atau selesai cuci Kampung,” ungkap Kapolsek.(eji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!