Curi Motor Scoopy, Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Pino Masat dan Polsek Tanjung Sakti

BENGKULU SELATAN | Majalahpost.com – Polsek Pino Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu  bersinergi dengan Polsek Tanjung Sakti Polda Sumsel, berhasil membekuk pencuri kendaraan bermotor (Curanmor).

Adapun pelaku pencurian yang dibekuk adalah AD (25) yang diduga warga luar Bengkulu Selatan, pada Rabu 23 Agustus 2023 Malam.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Florentus Situngkir S.IK melalui kasih Humas AKP Sarmadi mengatakan, “Bahwa Polsek Pino telah berhasil  melakukan penangkapan pelaku terduga Curanmor yang telah menjalankan aksinya di salah satu rumah masyarakat di wilayah Kecamatan Pino Masat sekira pukul 18.30 WIB,” ungkapnya.

“Iya benar, Polsek Pino telah  melakukan penangkapan pelaku terduga Curanmor yang telah menjalankan aksinya di salah satu rumah masyarakat di wilayah Kecamatan Pino Masat sekira pukul 18.30 WIB,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sarmadi menyampaikan AD dibekuk di wilayah Hukum Polsek Tanjung Sakti, sekira pukul 19.30 WIB. Setelah berhasil dibekuk AD langsung dijemput Personel Polsek Pino untuk digiring ke Polres Bengkulu Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

“AD sendiri belum dapat disampaikan orang mana. Namun AD dilaporkan oleh korban Desi Wantemi (41) warga Desa Ulak Lebar, Kecamatan Pino dan diringkus sekitar 1 KM dari Kantor Polsek Tanjung Sakti,” tutur Sarmadi.

Adapun kendaraan yang dicuri AD adalah jenis Motor Scoopy warna hitam putih dengan nomor polisi BD 2429 MI. Selain pelaku diamankan dengan barang bukti sepeda motor, barang bukti lainnya seperti kunci L dan beberapa alat untuk merusak kunci kendaraan juga diamankan.

Pelaku diduga saat mencuri motor tersebut kepergok oleh pemilik rumah. Pelaku yang berhasil membawa kabur motor berusaha dikejar oleh pemilik motor yang dibantu pihak Pemerintahan Desa dan langsung menelpon Polisi untuk meminta bantuannya.

Sarmadi mengatakan atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 22 juta dan saat ini proses penyidikan perkaranya dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu.

“Pelaku pencurian yang sudah diamankan Polres dikenakan UU No. 1 Tahun 1946, Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman kurungan penjara selam 9 tahun,” pungkasnya. (MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!