BREAKING NEWS: Supir Tronton Pengangkut Alat Berat Tewas Kesetrum Listrik di Pino Raya

BENGKULU SELATAN | Majalahpost.com – Menjelang berbuka puasa terjadi musibah dua orang yang tergeletak di sebelah dan atas truk tronton pengangkut Alat berat (Alber) akhirnya mendapatkan titik terang. Dari data yang berhasil dihimpun wartawan Majalahpost.com, kedua orang yang tergelatak tersebut adalah Juanda (40) dan rekannya Sutario (38) yang merupakan sama-sama warga Kota Bengkulu.

Keduanya tersengat arus listrik tegangan tinggi di Desa Tanjung Aur II, Kecamatan Pino Raya, Minggu 7 April 2024 sekitar pukul 18.09 WIB. Atas peristiwa tersebut Juanda yang merupakan sopir tronton milik Riko Dian Sari (RDS) dengan Nopol BD 8837 CU harus meregang nyawa akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi dan dikabarkan meninggal dunia di tempat.

Adapun kronologis kejadian, sekitar pukul 17.56 WIB Juanda dan Sutario melewati simpang tiga Trans Merbayau Desa Tanjung Aur II dengan mengangkut satu unit alat berat jenis ekskavator yang baru saja menyelesaikan proyek di kawasan Desa Suban Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) Kabupaten Seluma.

Dari saksi mata yang melihat, bahwa kendaraan tronton yang dikemudikan Juanda tersebut berjalan pelan karena kondisi jalan yang sempit dan medan jalan yang rusak. Naasnya, bagian atas alat berat yang berada di atas kendaraan tronton tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi.

“Satu orang atas nama Juanda meninggal dunia di lokasi,”ujar Edi saksi mata.

Sebab, kendaraan yang tersangkut di kabel listrik tersebut menyebabkan, sopir dan kernet terpental. Bahkan saking dahsyatnya tegangan listrik tersebut menyebabkan keduanya tidak sadarkan diri dan satu diantaranya meninggal dunia di tempat.

Bahkan, Edi mengatakan warga yang melihat peristiwa tersebut langsung berlarian mendekati korban. Meskipun masyarakat berniat ingin menolong mereka tidak dapat melakukan apa-apa karena arus listrik masih menyebar dilokasi saat kejadian baru saja berlangsung hingga akhirnya aliran listrik dapat dipadamkan dan korban berhasil dievakuasi.

“Kejadian ini sebelum buka puasa tadi, warga kami heboh karena ada truk tronton yang tersengat arus listrik. Tapi kami tidak bisa melakukan apa-apa karena takut akan aliran listrik yang masih menyebar,” sambungnya.

Saat dikonfirmasi Kapolres BS, AKBP Florentus Situngkir SIK melalui Kasi Humas AKP Sarmadi membenarkan adanya peristiwa dua orang tergeletak di samping tronton dan di atas excavator di jalan lintas Tanjung Aur II.

“Iya benar, kami baru menerima laporan adanya mobil yang terkena kabel listrik dan kemudian 2 orang kesetrum dan korban dibawa kerumah Sakit 1 orang  dinyatakan Meninggal dunia ,” kata Sarmadi.

Sarmadi menjelaskan meskipun tidak dapat bertindak lebih jauh meskipun melihat kondisi korban yang tergeletak. Namun warga kemudian menghubungi pihak keamanan dan puskesmas untuk tindakan medis lebih cepat.

“Para korban langsung dievakuasi ke RSUD Hasanuddin Damrah. Informasi yang saya dapat, korban atas nama Sutario alhamdulillah selamat,” pungkasnya. (Son)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!