Desa  

BPD dan Masyarakat Desa Pajar Bulan Tetapkan Program Prioritas Ketahanan Pangan Tahun 2023

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pajar Bulan Kecamatan Seginim menggelar kegiatan musyawarah penetapan program prioritas Bidang Ketahanan Pangan dan Nabati tahun 2023. Senin (06/02/2023).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua BPD Sukantri, dan di hadri seluruh anggota BPD, Kepala Desa, Perangkat Desa, Perwakilan Pemerintah Kecamatan Seginim, Pendamping Desa Kecamatan Seginim, Bhabinkamtibmas Polsek Seginim, Babinsa Koramil Kayu Kunyit, dan seluruh tamu undangan yang hadir.

Ketua BPD Desa Pajar Bulan Sukantri menyampaikan, anggaran untuk kegiatan ketahanan pangan sebesar 137 juta rupiah berdasarkan hasl musyawaraha BPD, Perintah Desa dan masyarakat akan di realisasikan untuk kegiatan pengadaan alat produksi pertanian. Program tersebut sudah sejalan dengan Peraturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,

“Kegiatan Ketahanan Pangan sudah kami sepakati bersama yaitu kegiatan pengadaan peralatan pertanian, ” ujar Sukantri.

Menurut Sukantri, alat tersebut nantinya akan di bagikan kepada warga Desa Pajar Bulan, satu rumah dapat satu alat.

Dirinya berharap alat pertanian tersebut nantinya dapat di gunakan oleh masyarakat desa pajar bulan sebagai sarana dan prasaran dalam bertani.

Selain itu kata Sukarni, msyarakat juga menyepakati program pertanian berupa pemanpaatan lahan pekarangan rumah, lahan pekarangan rumah nantinya akan di tanami sayur-sayuran, dan seluruh kebuthan baik itu bibit, pupuk dan racun akan di alokasian dari dana ketahanan pangan disesuaikan dengan kondisi keungan desa.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Pajar Bulan Dausriwan mengucapkan terimakasih kepada BPD yang telah melaksanakan kegiatan tersebut. Program kegiatan yang sudah disepakati bersama nantinya akan segera dilakukan pembahasan di tingkat Pemerimtah Desa untuk diprogramkan dalam dokumen APDES tahun anggaran 2023.

“Hasil musdes ini nantinya secepatnya kami akan bahas, dan untuk di anggarkan dalam APBDES,” ungkap Daus.

Menurut Daus, tahun 2023 penggunaan anggaran pendapatan belanja desa di peruntukan untuk 9 bidang kegiatan, akan tetapi yang paling di prioritaskan ada 3 bidang kegiatan, pertama kegiatan BLT, ke dua Ketahanan Pangan dank ke tiga Kegiatan Oprasinal Pemerintah Desa.

“Anggaran untuk BLT sebesar 10-25 persen, Ketahan Pangan 20 Persen, dan Oprasinal Pemerintah Desa 3 persen,” ungkap Daus.(jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!