Daerah  

Belum Selesai Masalah NIPD, Mantan Kadis DPMD Pimpin OPD Yang Sedang Diterpa Isu Suap

Bengkulu Selatan | majalahpost.com – Ditengah badai isu kinerja buruk di beberapa OPD yang berada di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan. Gusnan Mulyadi selaku Bupati Bengkulu Selatan melakukan mutasi 11 jabatan Kepala Dinas (Kadis). Jumat (04/02/2022).

Langkah tersebut merupakan sala satu upaya Bupati Bengkulu Selatan dalam melakukan pembenahan kinerja di masing-masing Dinas terkait.

Dari 11 Kadis yang di mutasi, sala satu nya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Hamdan Syarbaini).

Hamdan Syarbaini di berikan tugas baru oleh Bupati Bengkulu Selatan untuk menahkodai lembaga yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Bengkulu Selatan akibat dari ulah oknum pegawainya yang di duga telah menerima suap dari orang yang sedang berperkara.

Banyak pertanyaan yang timbul dari masyarakat, Apakah HS bisa bekerja sesuai ekspektasi masyarakat Bengkulu Selatan yang menginginkan lembaga yang baru dipimpinnya itu bersih dari suap, seperti yang sedang ramai di beritakan.

Melihat dari rekam jejaknya, Mantan Sekretaris DPMD itu banyak yang meragukan kemampuannya, sebab melihat dari rekam jejak saat menahkodai DPMD banyak persoalan yang samapi saat ini tidak selesai, sala satunya terkait dengan penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD).

NIPD tersebut saat ini sudah di tunggu oleh 994 orang Perangkat Desa di 142 Desa, akan tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan kapan di terbitkan. Padahal Mentri Dalam Negri telah mengeluarkan Surat Edaran terkait dengan Penerbitan NIPD sekitar 2 tahun yang lalu yaitu bulan februari tahun 2020.

Melihat ke belakang, pengurusan penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa sempat mencuat ke publik telah terjadi adanya dugaan pungli, dan sempat di periksa oleh Aparat Penegak Hukum (APH).(eji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Anda tidak punya izin copy..!!